Postingan

AGAMA APA YG TERBAIK ?

Gambar
dikirim oleh Maryanna Damian Seorang ahli dari kelompok The Theology Of Freedom dari Brazil bernama Leonardobb Boff bertanya kepada Dalai Lama pemimpin umat Buddha dari Tibet : "Yang Mulia, apakah agama terbaik?" Leonardo Boff menduga bahwa Dalai Lama akan menjawab : Agama Buddha dari Tibet atau agama Oriental yg lebih tua dari agama Kristen. Ternyata sambil tersenyum, Dalai Lama menjawab : "Agama terbaik adalah agama yg lebih mendekatkanmu  pada TUHAN, yaitu agama yg membuatmu menjadi orang yg lebih baik". Sambil menutupi rasa malu karena punya dugaan kurang baik tentang Dalai Lama, Leonardo Boff bertanya lagi : "Apakah tanda agama yg membuat kita menjadi lebih baik?" Jawaban Dalai Lama : "Agama apapun yg bisa membuatmu Lebih welas asih Lebih berpikiran sehat Lebih objektif & adil Lebih menyayangi Lebih manusiawi Lebih mempunyai rasa tanggung jawab Lebih ber-etika Agama yg memiliki kualitas seperti itu adalah ...

GAGAL FOKUS

Gambar
Minggu, 04 Maret 2018  dikirim oleh Budhi Wibisono Baca: Matius 16:1-12 Nas : Ketika Yesus mengetahui apa yang mereka perbincangkan, Ia berkata, “Mengapa kamu memperbincangkan soal tidak ada roti? Hai orang-orang yang kurang percaya!” (Matius 16:8) Pengembang perumahan kami terlilit utang dan bangkrut. Salah satu rumah yang terancam akan disita bank adalah rumah kami, padahal kami sudah melunasi uang muka. Tuhan menolong kami melalui seorang pengacara sehingga rumah kami tidak disita. Suami saya sering menceritakan kembali pertolongan Tuhan itu setiap kali saya mulai khawatir dan mengeluhkan masalah keseharian. Saya pun tersadar kembali akan kuasa dan kesetiaan Tuhan selama ini. Kita sering melupakan karya Allah dalam hidup kita seperti yang dialami oleh para murid Yesus. Saat Yesus berkata agar mereka waspada terhadap ragi orang Farisi dan Saduki, mereka mengira Dia berbicara tentang ragi roti. Maksud Yesus adalah agar para murid waspada terhadap pengajaran oran...

Robek-Robeklah Hatimu ..!

Gambar
Sabtu, 03 Maret 2018 dikirim oleh Budhi Wibisono  Baca: Yoel 2:11-17 Nas : Koyakkanlah hatimu dan jangan pakaianmu, berbaliklah kepada TUHAN, Allahmu, sebab Ia pengasih dan penyayang, panjang sabar dan berlimpah kasih setia, dan Ia menyesal karena hukuman-Nya. (Yoel 2:13) Ada berbagai macam ekspresi dan tindakan orang yang menyesal. Ada yang diam meratapi diri, ada yang menangis sejadi-jadinya, ada yang memohon ampun kepada orang yang disakiti, dan sebagainya. Di Alkitab kita mendapati orang Israel, mulai dari raja, nabi, sampai orang biasa, yang menyesal dan mengakui dosa. Salah satu ekspresi yang mereka lakukan adalah mengoyakkan pakaian. Melalui tindakan itu, mereka mengakui keberadaan diri, ketidaklayakan, dan dosa mereka di hadapan Allah yang Mahakudus. Namun, dalam nubuatan Nabi Yoel, Tuhan menggunakan istilah yang berbeda; bukan mengoyakkan pakaian, melainkan mengoyakkan hati (ay. 13). Sebuah terjemahan menuliskan demikian: “Biarkan hatimu yang hancur menunjukka...

Dari Mana KEBERANIAN NIKODEMUS..??

Gambar
J um'at, 02 Maret 2018 dikirim oleh Budhi Wibisono  Baca: Yohanes 7:45-52 Nas : Nikodemus, salah seorang dari mereka, yang dahulu datang kepada-Nya, berkata kepada mereka, “Apakah hukum Taurat kita menghukum seseorang, sebelum ia didengar dan sebelum orang mengetahui apa yang telah dilakukan- Nya?” (Yohanes 7:50-51) Bagaimana respons kita ketika seorang teman di-bully teman-teman lainnya? Apakah kita berubah menjadi jagoan dan menolongnya? Faktanya, tidak sedikit dari kita yang memilih berdiam diri. Kita mungkin berpikir: kalau aku menolongnya, jangan-jangan nanti ganti aku yang di-bully mereka. Membela kebenaran memang bukan perkara mudah. Dibutuhkan keberanian lebih untuk dapat melakukannya. Tidak heran apabila si pembela kebenaran lalu disebut sebagai pahlawan. Bagaimana dengan Nikodemus? Ia bisa dikatakan sebagai penakut, tetapi bisa juga disebut sebagai pemberani. Beberapa waktu sebelumnya, ia datang bercakap-cakap dengan Yesus pada waktu malam (Yoh. 3:...

Main HP Sama TUHAN

Gambar
Seorang ibu mendatangi pak Pendeta dan mengeluh.. "Saya tidak akan menghadiri acara ibadah di Gereja lagi" Kata pak pendeta, "boleh saya tanya kenapa" ? Ibu itu berkata, "Saya melihat orang2 main HP selama ibadah, ada yang bergosip, mereka banyak bikin dosa, mereka semua  orang munafik" ... Pendeta itu terdiam,  lalu berkata, "Oke bu...Tapi boleh saya minta ibu melakukan sesuatu sebelum memutuskan berhenti ke gereja ?" Ibu berkata "apa itu pak pendeta ?" Pendeta berkata, "Tolong ambil segelas air lalu berjalanlah mengelilingi Gereja sebanyak 2 kali... tapi air jangan tumpah ya " Ibu itu berkata, "iya kalau hanya membawa gelas saja gampang dilakukan !" Setelah melakukan nasihat pak pendeta, Ibu itu kembali ke pak Pendeta. .. Pak Pendeta lalu memberi 3 pertanyaan ke ibu itu: - Apakah ibu melihat seseorang yang main HP? -Apakah ibu melihat orang bergosip? -Apakah melihat orang yang bikin dosa?...