Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pelayanan

Kyai JARKONI: Ngajar Bisa Nglakoni Tidak..!

Gambar
I MAN YANG BERBUAH Senin, 05 Maret 2018 dikirim oleh Budhi Wibisono  Baca: Matius 23:1-12 Nas : “Sebab itu turutilah dan lakukanlah segala sesuatu yang mereka ajarkan kepadamu, tetapi janganlah kamu turuti perbuatan-perbuatan mereka, karena mereka mengajarkannya tetapi tidak melakukannya.” (Matius 23:3) Yesus mengecam ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi dengan keras, bukan karena apa yang mereka ajarkan, melainkan karena mereka tidak melakukan apa yang mereka ajarkan. Para ahli itu suka duduk di bagian paling depan di rumah ibadah, tetapi terlalu sibuk mengajar orang banyak. Mereka duduk di tempat terhormat dan melakukan pekerjaan hanya agar dilihat baik dan dipuji orang. Mereka lupa hal terpenting yang ada dalam ajaran itu sendiri. Mereka melupakan keadilan dan rasa belas kasihan pada sesama. Pendalaman akan firman Tuhan bukan hanya untuk mendapatkan pengetahuan, melainkan yang tidak kalah penting adalah menjaga kita tetap bertumbuh dan berbuah dengan menerapka...

KUALITAS PARA PELAYAN GEREJA

Gambar
Selasa, 6 Maret 2018 dikirim oleh Budhi Wibisono Baca: 1 Timotius 3:1-13 Nas : Karena mereka yang melayani dengan baik beroleh kedudukan yang baik sehingga dalam iman kepada Kristus Yesus mereka dapat bersaksi dengan leluasa (1 Timotius 3:13) Ketika Paulus membuat daftar kualifikasi bagi para pemimpin dan pengajar dalam jemaat, ada yang mena-rik dari daftar tersebut. Hanya satu keterampilan yang dirujuknya, yaitu “cakap mengajar”. Selebihnya adalah daftar karakter dan kesaksian hidup. Prinsip pelayanan seperti apa yang hendak Paulus tekankan melalui daftar tersebut? Paulus melanjutkan dengan daftar kedua, yaitu bagi para diaken, orang-orang yang dipercaya memperhatikan anggota jemaat yang berkekurangan (ayat 8-13). Ternyata prinsipnya sama. Lagi-lagi karakter dan kesaksian hidup mendominasi daftarnya. Para pelayan haruslah orang yang sudah mengenal Allah (bertobat) dan bukan sekadar seorang yang suka dengan kegiatan kekristenan. Ia diharapkan memiliki waktu cukup untuk m...

MUTUSIN PACAR, MAU YANG LAIN

Gambar
Selasa, 27 Februari 2018 dikirim oleh Budhi Wibisono Bacaan: 1 Samuel 8:1-22 Nas : "... sebab bukan engkau yang mereka tolak, tetapi Akulah yang mereka tolak, supaya jangan Aku menjadi raja atas mereka." (1 Samuel 8:7b) Seseorang yang punya pacar terkejut ketika tiba-tiba pacarnya mulai banyak alasan ketika mau ditemui, katanya sibuk dengan kegiatan ini dan itu, dan ingin mengaktualisasikan diri seperti yang lain. Usut punya usut ternyata alasan sebenarnya adalah bahwa pacarnya itu sudah tidak mencintainya lagi dan ingin putus. Israel adalah bangsa yang dipimpin langsung oleh Tuhan. Israel telah masuk tanah perjanjian dan ketika Samuel menjadi hakim atas Israel, saat itulah mereka menginginkan seorang raja. Ada dua alasan yang mereka sampaikan yaitu: pertama, anak-anak Samuel tidak hidup seperti Samuel, kedua, mereka ingin seperti bangsa-bangsa lain. Samuel menjadi kesal dan berdoa kepada TUHAN, dan mengertilah ia ketika TUHAN menyatakan bahwa alasan sebenarnya a...